Abu Khowla Mana yang lebih baik: Syahadah atau Kemenangan?Seorang anshar dan muhajir[1] duduk sembari memperbincangkan Kitabullah dan ayat-ayat jihad. Mereka duduk sambil saling menyemangati untuk tetap istiqomah berjihad di jalan Allah. Mereka membaca ayat:
Katakanlah: "tidak ada yang kamu tunggu-tunggu bagi kami, kecuali salah satu dari dua kebaikan [yakni, syahadah atau kemenangan]. Dan Kami menunggu-nunggu bagi kamu bahwa Allah akan menimpakan kepadamu azab (yang besar) dari sisi-Nya. Sebab itu tunggulah, sesungguhnya kami menunggu-nunggu bersamamu." [QS At Taubah: 52].
Sang muhajir berhenti pada bagian {…dua kebaikan} maka sang anshar berkata kepadanya: yakni kemenangan atau syahadah.
Sang muhajir bertanya: Kemenangan atau syahadah?
Sang anshar berkata: Ya, kemenangan atau syahadah.
Sang muhajir bertanya: Mana yang lebih baik bagi mujahid, kemenangan atau syahadah?
Sang anshar berkata: Saudaraku, tidakkah engkau mendengar ayat:
{[Dan mereka adalah] orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.} [QS. Al Hajj: 41]?
Tuesday, January 14, 2014
Mana yang lebih mulia shahadah atau kemenangan?
Kematian Terhormat
Monday, October 21, 2013
Saatnya membuat perusahaan sendiri
Selama ini bertahan hidup bukan dari "jerih payah sendiri "...
Kok bisa ya orang2 itu membuat perusahaan sendiri, membangun harta dari perusahaan mereka, memperkerjakan orang lain, mempertahankan perusahaannya ratusan tahun sampai ke anak cucunya,,, membangun negara dan bangsanya lewat perusahaan yang dimilikinya, pendek kata sangat membanggakan.
Someday,,, ya suatu hari Saya harus bisa seperti mereka, berdiri di atas kaki Saya Sendiri,,, bukan di atas kaki pemerintah lagi,, Aamiin
bermimpilah setinggi langit , jika mimpimu tidak tercapai paling tidak kamu akan jatuh di bintang2( Soekarno -1945),,,
( Masih Tetap ) mengabdi pada negara
2,5 tahun mengabdi pada negara,, sampai sekarang belum ditemukan apa kenikmatan didalamnya
3 tahun sudah sejak pengumuman itu,, apa daya belum seberuntung lainnya,,,
Ah masa depan dan fate siapa yang tahu,,, sekarang saatnya percaya pada fate dahulu,,, lalu berusaha sekuat tenaga ( dengan cara yang elegan tentunya ) untuk masa depan yang lebih baik lagi,,, masak seumur hidup jadi pegawai terus,, jangan sampai saatnya mempegawaikan orang lain,, dan membuat kehidupan menjadi lebih baik lagi,,
Aamiin