Monday, February 25, 2013

Islam Semakin Terasing

Judul postingan diatas persis sama dengan judul sebuah buku yang merupakan terjemahan dari "Ghurbatul Islam" karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Lagi-lagi postingan ini di tulis karena saya tidak mau melewatkan begitu saja ibroh dari setiap mp3 ceramah yang diberikan oleh teman.

Seperti yang telah disampaikan oleh Rasulullah Muhammad Shallallahu 'alayhi wasallam, bahwa “Sesungguhnya Islam datang dalam keadaan asing dan akan kembali dalam keadaan asing sebagaimana awalnya, maka beruntunglah orang-orang yang terasing” (HR. Muslim). Informasi dari Rasulullah ini telah kita rasakan sekarang, dimana orang-orang yang kembali kepada ajaran islam yang sesungguhnya dipandang aneh oleh komunitas masyarakat disekelilingnya. Tak mengherankan, karena dahulupun demikian.

Keterasingan dahulu

Dahulu Islam terasing pada masa Rasulullah karena jumlah kaum muslimin saat itu masih amat sedikit dan masih dalam kondisi yang lemah. Kaum muslimin yang ada ketika itu adalah satu-satunya jamaah yang bersih dari kemaksiatan. Mereka adalah satu-satunya komunitas yang masih berbuat baik ditengah-tengah kerusakan masyarakat Quraisy saat itu. Belum lagi jumlah mereka yang masuk islam masih minim dan mereka beribadah dalam keadaan bersembunyi hingga datangnya wahyu untuk berislam secara terangan-terangan. Itu dahulu, sekarang bagaimana ??

Keterasingan sekarang

Jumlah ummat islam didunia ini tidak sedikit, ada yang mengatakan kurang lebih sekitar 1,5 milyar diseluruh dunia. Jika tak salah, populasi umat Islam merupakan kedua terbesar setelah agama Kristen beserta sekte-sektenya. Ada juga lembaga penelitian di Amerika yang menyebutkan Umat Islam akan menjadi mayoritas di Eropa pada tahun 2020 nanti dan menjadi minoritas di asia terutama di indonesia, wallahu'alam.

Islam terasing saat ini karena umatnya telah jauh dari ajaran Islam yang sebenarnya. Dahulu pada zaman Rasulullah, jangankah seorang muslim, orang-orang kafirpun mengerti apa itu islam dan akidahnya serta mengerti konsekuensinya. Itulah sebabnya paman Nabi, serta orang-orang seperti Abu Jahal dan Abu Lahab ketika diminta mengucapkan "lailaha illallah" mereka tidak mau. Tapi sekarang kondisi umat Islam, dari segi akidah dan pemahaman saja banyak yang tidak mengerti, apalagi dari segi pengamalan.

Ada banyak contoh tentang terasingnya Islam sekarang ini, tapi ada 3 contoh yang bisa disebutkan :

* Coba sampaikan kepada orang-orang yang masih berdoa dan meminta berkah di kuburan (baik kuburan nenek moyang atau para wali) bahwa sesungguhnya perkara seperti itu tidak dibolehkan oleh ajaran Islam. Maka mereka akan menjawab "pendapat darimana itu, inil kan bagian dari ajaran Islam !"
* Coba sampaikan kepada para dosen Filsafat, dosen Sosiologi, atau dosen Ekonomi yang ada sekarang ini. Bahwa kebanyakan ajaran yang mereka ajarkan kepada mahasiswa Muslim itu adalah pandangan-pandangan dari Barat dan seharusnya mereka menggantinya dengan ilmu-ilmu yang berlandaskan akidah Islam. Maka mereka akan menjawab "Apa hubungannya dengan Islam ? Islam itu cuma urusan ibadah kepada tuhan, tidak mengurusi hal-hal demikian !"
* Coba sampaikan kepada para pemimpin-pemimpin Muslim kita bahwa mereka wajib menerapkan hukum dan syariat Islam. Maka mereka akan menjawab "anda ini radikal, fundamentalis dan ingin memecah belah bangsa"

Dakwah kepada Al Quran dan As Sunnah sekarang ini memang berat. Tantangan datang dari segala penjuru baik dari dalam maupun dari luar. Tapi kita jangan berputus asa, tetap berjuang dalam dakwah. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa membimbing kita untuk bersabar menghadapi segala rintangan dan makar orang-orang kuffar serta orang-orang fasiq serta tetap istiqomah mengamalkan dan mendakwahkan Islam kepada umat berlandaskan Al Quran dan As sunnah dengan pemahaman para Salafus Sholeh.

“Sesungguhnya dari dahulupun mereka telah mencari-cari kekacauan dan mereka mengatur berbagai macam tipu daya untuk mu, hingga datanglah kebenaran dan menanglah agama Allah, padahal mereka tidak menyukainya” (At-Taubah; 48). 

Wallahu'alam...

No comments:

Post a Comment